Cara Kami Beternak Sapi

eSQiu di Provinsi Bali bertempat di Desa Kubutambahan kabupaten Buleleng dan Desa Keladian Kabupaten karangasem yang merupakan daerah sangat potensial untuk peternakan sapi Bali baik pembesaran, penggemukan atau pembibitan. Di daerah Kubutambahan dan Karangasem memiliki cuaca dan suhu yang tepat guna tumbuh kembang sapi bali.

Pemeliharaan Sapi di eSQiu Singaraja menggabungkan metode peternakan modern dan tradisional , pemeliharan sapi dengan kandang yang standar peternakan modern dikelola tim eSQiu Singaraja sedangakan pemeliharaan secara teradisional menggunakan kandang taradisioanl di petanai/peternak di wilayah Kubutambahan (Singaraja, Buleleng) dan Karangasem.

Pemeliharaan Sapi Bersama Masyarakat
(Community Development)

Saat ini, harga (bibit) sapi terasa cukup tinggi, tidak diimbangi dengan daya beli petani/peternak. Hal ini menjadi kendala utama petani/peternak tradisional untuk berternak sapi, Dari kendala yang di hadapi petani tersebut maka Esqiu memberikan atau memfasilitasi para petani untuk beternak sapi dengan metode yang biasa mereka kenal dengan sebutan “Kadas“.
eSQiu mengadopsi metode kadas ini dengan konsep bagi hasil yang berpatokan pada bobot kenaikan sapi. Dengan metode ini, peternak/petani dipacu untuk memberikan pakan terbaik kepada Sapi yang dipelihara sehingga semakin gemuk Sapi tersebut semakin banyak pula penghasilan yang dapat diterima oleh petani/peternak.

Cara ini dianggap lebih baik bagi petani/peternak. Harapan kami melalui metode ini dapat meningkatkan minat dan produktivitas Sapi Bali guna Ketahanan pangan dan kesejahteraan petani/peternak.

eSQiu memberikan bobot pasti kepada konsumen dengan menimbang di kandang dengan timbangan analog dan digital yang dtimbang langsung di lapangan (di petani / peternak) maupun kandang eSQiu sendiri.

Pemeliharaan Kesehatan Sapi

Menjaga Kesehatan ternak sangat penting untuk meningkatkan kualitas, maka dari itu kami melakukan pengecekan kesehatan secara berkala oleh di dampingi oleh petugas dari Dinas setempat. Pemberian secara rutin berupa suplemen vitamin dengan injeksi dan ramuan tradisional secara oral, dilakukan di kandang sendiri ataupun di petani/peternak.

Pemeriksaan kesehatan dan pemberian suplemen vitamin juga dilaksanakan sebelum pendistribusian guna menjaga kondisi sapi dan meminimalisir penurunan bobot selama dalam perjalanan.

Sapi yang akan didistribusikan telah mendapat pemeriksaan dan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dan ijin pendistibusian ke luar pulau dari dinas Peternakan Provinsi Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *